• Selamat Datang
 
  • :  
  • Komunitas
  •   :  
  • Warta Komunitas
  •   :  
Rabu, 2 Februari 2011
Jalur Sepeda Pertama 1,5 km Saja
Warta Kota/Yoseph Suhirno  
Dibaca : 141 kali     Komentar: 4

Kebayoranbaru, Warta Kota

PEMERINTAH Kota Jakarta Selatan meresmikan penggunaan jalur khusus sepeda di kawasan Kebayoranbaru, Minggu (30/1). Jalur sepeda yang pertama dibuat di Jakarta itu memiliki panjang 1,5 km

Jalur khusus sepeda ini diawali dari Taman Ayodya persis di samping kanan belakang Gereja Katolik Santo Yohanes mengarah ke selatan ke Jalan Melawai. Jalur sepeda itu telah diperhalus dengan aspal sampai ke perempatan Jalan Panglima Polim, dulu dikenal perempatan Monalisa.

Setelah melewati perempatan itu, jalur sepeda yang sebelumnya hanya satu arah menjadi dua arah. Jalur khusus sepeda itu berakhir di Terminal Blok M. Jarak jalur sepeda perdana ini sekitar 1.500 m dengan lebar sekitar 2 m.

"Jalur ini aman, bekas jalur bus kota yang tidak dipakai lagi" kata Wali Kota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi, saat melakukan ujicoba jalur sepeda itu, Selasa (1/2) siang.

Syahrul mengakui, jalur sepeda perdana ini relatif pendek, dan dapat ditempuh hanya dalam beberapa menit bersepeda santai. Akan tetapi, Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah merancang jalur sepeda yang lebih panjang.

Jalur khusus sepeda itu akan menghubungkan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan di Jalan Prapanca Raya menuju kantor-kantor kelurahan di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru, misalnya Kelurahan Pulo, Kelurahan Melawai, Kelurahan Petogogan, Kelurahan Mampang, Kelurahan Cipete Utara.

"Kami juga sudah rencanakan tahap berikutnya jalur sepeda di pemukiman sekitar Pondokindah menuju mal Pondok Indah serta permukiman lain," ujar Syahrul.

Jalur sepeda juga akan menghubungkan kawasan permukiman menuju tempat perbelanjaan, pasar, sekolah dan tempat ibadah. Untuk mewujudkan jalur-jalur sepeda ini beberapa unit kerja terkait dilibatkan, di antaranya pekerjaan umum jalan, dan perhubungan.

Pelajar bersepeda

Untuk menularkan kebiasaan bersepeda, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mulai mensosialisasikan gerakan "Goes to School" kepada para pelajar di sekitar Kebayoranbaru. Para pelajar yang tempat tinggalnya berjarak sekitar 2 km dari sekolah, diajak untuk bersepeda ke sekolah masing-masing.

"Dengan bersepeda kita dapat dua manfaat sekaligus, mengurangi pencemaran lingkungan dan sekaligus bikin kita sehat," ujar Syahrul.

Beberapa sekolah yang menjadi target kampanye pelajar bersepeda itu antara lain SMA 70 Bulungan, SMA 6 Mahakam, dan SMA 3 Setiabudi.

Dijaga 24 jam

Untuk meningkatkan keamanan pengguna sepeda, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengerahkan petugas satuan polisi pamong praja di sepanjang jalur sepeda. Para petugas berjaga secara bergiliran selama 24 jam.

"Bagi pesepeda juga tidak perlu khawatir, bila terjadi kecelakaan bisa klaim asuransi di seluruh Indonesia" ujar Syahrul.

Sedangkan untuk parkir sepeda, Pemerintah Kota akan menyiapkan lokasi di sekitar pusat perbelanjaan Blok M. Letaknya di Jalan Melawai, lahan yang pernah digunakan sebagai pompa bensin.

"Gak usah khawatir bila dibenahi nanti, bisa menampung sekitar 500 sepeda" kata Syarul. (Yoseph Suhirno)

Share :                
A   A   A
Komentar Anda
Kamis, 26 Mei 2011
Udin
Ngak percaya di jaga 24 jam. Buktinya di koran hari ini ada berita mobil yang di gembok ! Pak Walikota Jakarta Selatan yang KONSEKWEN dong !!
Rabu, 16 Februari 2011
iskandar
hebat pak wali...semoga walikota yang lain bisa mengikuti...bravo
Jumat, 4 Februari 2011
ramos
Setuju juga nih sebagai alternatif kendaraan ramah lingkungan & bisa mengurangi kemacetan & kecelakaan.
Rabu, 2 Februari 2011
desty
setuju banget nih ma programnya pemerintah kota Jakarta Selatan. Semoga dapat di contoh oleh pemerintah kota lainnya...dengan bersepeda selain menyehatkan badan, juga menyehatkan lingkungan karena ikut mengurangi polusi udara akibat asap kendaraan bermotor..
Beri komentar :
Nama
Email
Komentar
Kode
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
 
CLOSE[X]