

Kebayoranbaru, Warta Kota
PEMERINTAH Kota Jakarta Selatan meresmikan penggunaan jalur khusus sepeda di kawasan Kebayoranbaru, Minggu (30/1). Jalur sepeda yang pertama dibuat di Jakarta itu memiliki panjang 1,5 km
Jalur khusus sepeda ini diawali dari Taman Ayodya persis di samping kanan belakang Gereja Katolik Santo Yohanes mengarah ke selatan ke Jalan Melawai. Jalur sepeda itu telah diperhalus dengan aspal sampai ke perempatan Jalan Panglima Polim, dulu dikenal perempatan Monalisa.
Setelah melewati perempatan itu, jalur sepeda yang sebelumnya hanya satu arah menjadi dua arah. Jalur khusus sepeda itu berakhir di Terminal Blok M. Jarak jalur sepeda perdana ini sekitar 1.500 m dengan lebar sekitar 2 m.
"Jalur ini aman, bekas jalur bus kota yang tidak dipakai lagi" kata Wali Kota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi, saat melakukan ujicoba jalur sepeda itu, Selasa (1/2) siang.
Syahrul mengakui, jalur sepeda perdana ini relatif pendek, dan dapat ditempuh hanya dalam beberapa menit bersepeda santai. Akan tetapi, Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah merancang jalur sepeda yang lebih panjang.
Jalur khusus sepeda itu akan menghubungkan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan di Jalan Prapanca Raya menuju kantor-kantor kelurahan di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru, misalnya Kelurahan Pulo, Kelurahan Melawai, Kelurahan Petogogan, Kelurahan Mampang, Kelurahan Cipete Utara.
"Kami juga sudah rencanakan tahap berikutnya jalur sepeda di pemukiman sekitar Pondokindah menuju mal Pondok Indah serta permukiman lain," ujar Syahrul.
Jalur sepeda juga akan menghubungkan kawasan permukiman menuju tempat perbelanjaan, pasar, sekolah dan tempat ibadah. Untuk mewujudkan jalur-jalur sepeda ini beberapa unit kerja terkait dilibatkan, di antaranya pekerjaan umum jalan, dan perhubungan.
Pelajar bersepeda
Untuk menularkan kebiasaan bersepeda, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mulai mensosialisasikan gerakan "Goes to School" kepada para pelajar di sekitar Kebayoranbaru. Para pelajar yang tempat tinggalnya berjarak sekitar 2 km dari sekolah, diajak untuk bersepeda ke sekolah masing-masing.
"Dengan bersepeda kita dapat dua manfaat sekaligus, mengurangi pencemaran lingkungan dan sekaligus bikin kita sehat," ujar Syahrul.
Beberapa sekolah yang menjadi target kampanye pelajar bersepeda itu antara lain SMA 70 Bulungan, SMA 6 Mahakam, dan SMA 3 Setiabudi.
Dijaga 24 jam
Untuk meningkatkan keamanan pengguna sepeda, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengerahkan petugas satuan polisi pamong praja di sepanjang jalur sepeda. Para petugas berjaga secara bergiliran selama 24 jam.
"Bagi pesepeda juga tidak perlu khawatir, bila terjadi kecelakaan bisa klaim asuransi di seluruh Indonesia" ujar Syahrul.
Sedangkan untuk parkir sepeda, Pemerintah Kota akan menyiapkan lokasi di sekitar pusat perbelanjaan Blok M. Letaknya di Jalan Melawai, lahan yang pernah digunakan sebagai pompa bensin.
"Gak usah khawatir bila dibenahi nanti, bisa menampung sekitar 500 sepeda" kata Syarul. (Yoseph Suhirno)

