• Selamat Datang
 
  • :  
  • Jalan-Jalan
  •   :  
  • Kuliner News
  •   :  
Minggu, 29 Januari 2012
Jamur Sejuta Manfaat
 
Dibaca : 281 kali     Komentar: 0

Palmerah, Wartakotalive.com

Menurut fakta yang tertulis dalam situs www.i-village.com, pada umumnya orang di Inggris makan jamur lebih dari 115.000 ton/tahun, sehingga jamur merupakan sayuran paling populer, setelah kentang dan tomat. Meskipun cukup popular, banyak orang tidak menyadari cara memasak jamur dengan baik dan benar.

Simon Rimmer, seorang chef dari Inggris akan berbagi tip bagaimana memasak jamur dan manfaatnya bagi kesehatan. Menurut Simon, jamur yang lezat memiliki nilai gizi yang besar. Dan bila mencampurkan jamur dalam masakan akan menambah rasa yang istimewa.

Jamur harus digoreng dalam wajan yang sangat panas untuk 'mengunci' kelembaban dan membuat tekstur jamur renyah. Pastikan panci atau wajan dalam kondisi panas sebelum menambahkan jamur.

Manfaat jamur

Selain rasanya yang lezat, jamur juga mengandung gizi yang baik. Rendah lemak tetapi penuh vitamin, mineral, dan antioksidan. Jamur itu rendah lemak, rendah kalori, dan rendah kepadatan energi. Indeks glisemik mereka (GI) begitu rendah dan tidak dapat diukur. Cocok untuk semua orang, termasuk mereka yang memiliki penyakit jantung atau diabetes. Juga mengandung serat yang membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Baik untuk yang sedang menjaga berat badan.

Jamur juga menyediakan asam folat, yang dikenal untuk mengurangi risiko masalah tulang belakang pada bayi selama kehamilan.

Jamur sebagai sumber non hewani yang mengandung vitamin D, sangat penting untuk para vegetarian yang tidak makan daging.

Jamur memiliki tiga kali kapasitas antioksidan dibandingkan tomat. Kaya mineral esensial, seperti kalium, fosfor tembaga, dan selenium yang diperlukan untuk mempertahankan tubuh yang sehat.

Hal menyenangkan

Ada 38.000 jenis jamur di dunia. Tiga perempatnya menjadi konsumsi masyarakat di dunia. Jamur bukanlah tumbuhan musiman. Jamur bisa tumbuh dan dinikmati sepanjang tahun.

Dari data yang ada menyebutkan kalau Perancis adalah negara pertama yang membudidayakan jamur secara komersial pada akhir abad ke 19.

Raja Louis XIII sangat menyukai jamur, hingga dia memberi perintah untuk menanam jamur setiap 2.400 kilometer permukaan dan dilakukan di gua-gua di luar Paris.

Selain Perancis, Roma juga yakin akan kekuatan jamur. Maka semua prajurit Roma harus memakan jamur sebelum pergi perang. (dam)

 

Share :                
A   A   A
Beri komentar :
Nama
Email
Komentar
Kode
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
 
CLOSE[X]