

Pelari nasional berasal dari Jawa Tengah, Trianingsih, memasuki tahapan latihan khusus menjelang tampil pada SEA Games XXVI di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta, 11-22 November 2011.
Pelatih Trianingsih, Alwi Mugiyanto, ketika dihubungi dari Semarang, Jumat (9/9), mengatakan, tahapan latihan khusus itu dengan intensitas dan volume yang tinggi.
"Kami sedang dalam puncak-puncaknya menjalani latihan dan kini persiapannya sudah mencapai 75 persen," kata Alwi yang juga pembina dan pelatih klub atletik Lokomotif Salatiga tersebut.
Ia mengatakan, satu bulan sebelum SEA Games, volume latihan mulai dikurangi sedikit demi sedikit, misalnya yang semula dalam sehari lari sejauh 40 kilometer akan dikurangi menjadi 35 kilometer.
Tetapi, katanya, intensitasnya tetap tinggi, artinya kecepatan yang bersangkutan tetap tidak berubah, bahkan lebih ditingkatkan lagi.
Menurut dia, sisa waktu yang tinggal dua bulan ini sudah tidak ada uji coba lagi buat peraih dua medali emas SEA Games 2009 Laos tersebut.
"Tidak mungkin untuk uji coba karena waktunya sudah mepet," katanya.
Pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara mendatang, Trianingsih bakal turun pada tiga nomor lari, yaitu 5.000 dan 10 ribu meter, serta maraton (42,195 kilometer).
Catatan waktu terbaik Trianingsih untuk nomor maraton adalah dua jam 31 menit yang dicapai saat menempati peringkat keempat pada Asian Games XVI di Guangzhou, China, 2010.
Peraih medali emas pada SEA Games 2009 Laos pada nomor itu adalah pelari Filipina dengan catatan waktu dua jam 47 menit. Saat itu Trianiningsih tidak turun pada nomor lari jarak jauh tersebut.
Catatan waktu terbaik pada nomor lari 5.000 meter saat meraih medali emas SEA Games 2009 Laos adalah 15 menit 56,79 detik, sedangkan pada nomor lari 10 ribu meter adalah 32 menit 49,47 detik.
"Saya merasa optimistis Trianingsih bakal memenuhi target meraih tiga medali emas yang dibebankan kepada yang bersangkutan," katanya.
Ia mengaku, akan berusaha mempersiapkan Trianingsih dengan sebaik mungkin. (ant)

