• Selamat Datang
 
  • :  
  • Komunitas
  •   :  
  • Warta Komunitas
  •   :  
Selasa, 15 November 2011
Tangerang Goldwing Riders (Tagor)
Gelar Doa bersama Lintas Agama
 
Dibaca : 390 kali     Komentar: 0

Jakarta, WartaKota

KEBERSAMAAN dan kepedulian terhadap sesama anggota dan masyarakat menjadi ciri dari komunitas pencinta motor besar (moge) yang tergabung dalam Tangerang Goldwing Riders atau yang popular disebut Tagor. Hal tersebut terwujud dalam perayaan hari jadi pertama Tagor dengan aksi bakti sosial dan doa bersama lintas agama. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Gading Serpong Tangerang, Minggu (13/11) diikuti sekitar 400 motor besar dari berbagai merek ternama dan diikuti oleh penggemar motor besar dari Jabodetabek, Bandung, hingga Bali.

"Tagor dengan seluruh anggotanya selalu mengedepankan semangat kebersamaan, persaudaraan dan peduli sosial terhadap sesama manusia. Dalam memperingati hari jadi yang pertama Tagor menyelenggarakan ada kumpul bareng seluruh penggemar motor besar dengan acara doa bersama untuk Negara Indonesia dan aksi sosial kepada masyarakat yang saat ini benar-benar sangat membutuhkan bantuan," kata Ketua Umum Tagor, Kurniawan T, kemarin. Kurniawan menjelaskan, peduli sosial sudah menjadi misi dari komunitas Tagor sejak didirikan. Pada acara tahun lalu, Tagor juga menyelenggarakan aksi bakti sosial. "Persahabatan dan kekeluargaan telah terjalin di antara sesama anggota Tagor dan sesama penggemar motor besar pada umumnya. Kami tidak hanya hura-hura saja dan berkesan glamour, tapi juga harus peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan saat ini," katanya.

Selain bakti sosial, acara juga diisi dengan doa bersama lintas agama dengan tujuan agar Tuhan selalau memberkati masyarakat Indonesia yang saat ini masih sering tertimpa masalah. "Sebagai manusia kita harus selalu mengingat kepada Tuhan yang Maha Esa agar selalu memberkati masyarakat Indonesia yang sedang mengalami bencana dan musibah agar semua masalah yang ada dapat teratasi dengan baik," ujar Kurniawan.

Hal senada juga disampaikan oleh pendeta JY Winata, tokoh agama yang hadir dalam acara hari jadi Tagor yang pertama ini. "Memang sudah tepat apa yang dilakukan oleh komunitas Tagor ini dalam merayakan hari jadinya yang pertama. Tetap peduli dengan sesama manusia, peduli dengan bangsa Indonesia dan selalu ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata JY Winata.

Terbentuknya Tagor berawal dari sering kumpul dan turing bersama antar pengemar moge. Saat ini Tagor telah memiliki 90 anggota. Mereka berdomisili di sekitar kota Tengerang dan pada kegiatan-kegiatannya yang diselenggarakan Tagor tidak menutup pintu bagi pemilik motor lain merek untuk ikut bergabung. "Kita sesama penggemar moge harus saling mengenal, persahabatan dan peduli sosial," kata Winata.

Dalam perjalanannya yang masih sangat muda ini, Tagor telah menyelenggarakan berbagai acara, seperti melakukan perjalanan ke berbagai kota, kampanye dalam mengemudikan moge yang baik dan kegiatan sosial.

(Agung Nugroho)

Share :                
A   A   A
Beri komentar :
Nama
Email
Komentar
Kode
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
 
CLOSE[X]