

Jakarta, WartaKota
Awal bulan Desember 2011 ini, mudi-mudi marga Panjaitan yang tergabung dalam wadah dengan sebutan PNB Marpadotbe dalam waktu dekat akan menggelar hajatan besar, yaitu menggelar perayaan Natal bersama Naposo Panjaitan Boru Bere se-Jabodetabek.
Perhelatan Natal bersama itu akan dilaksanakan di room seminar lantai 3 Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta Timur, pada hari Sabtu, 3 Desember 2011 mendatang. Acara tersebut akan dimulai pukul 16.30 - sampai selesai.
Perayaan Natal bersama itu mengambil tema : "Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik." (I Tesalonika 5:21 ), dengan sub tema : "Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar daripadaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus." (II Timotius 1 : 13). Sebagai pembicara adalah Pendeta Pilian Panjaitan STH.
"Acara ini terbuka untuk seluruh marga di luar Panjaitan atau non marga sekalipun. Intinya kita menggelar perayaan Natal bersama," kata Eva Panjaitan, juru bicara PNB Marpadotbe kepada Warta Kota, Jumat (18/11).
Dalam perayaan Natal bersama ini, selain diawali dengan ibadah bersama dan dilanjutkan jamuan bersama dengan rangkaian acara hiburan mulai dari vocal group, juga puisi, tarian Tor-Tor dan penampilan Trio Larosa. "Kami juga memberikan kesempatan bagi siapa saja yang mau ambil bagian mengisi acara hiburannya," kata Eva lagi.
Rasta Panjaitan rekan Eva menambahkan, perayaan Natal tahun ini lebih spesial karena ada yang beda dari tahun sebelumnya, yakni dalam acara Natal bersama ini mereka mengundang seluruh Pendeta bermarga panjaitan di Jabodetabek, orangtua Panjaitan, Naposo Siahaan, Nabaja, Sianturi, dan juga muda-mudi berbagai gereja, termasuk muda-mudi Khatolik.
PNB Marparadotbe merupakan wadah perkumpulan muda-mudi Pandjaitan yang sudah ada sejak 15 April 1974. Wadah ini tak lepas dari keberadaan perkumpulan orangtua marga Pandjaitan, yakni Punguan Pandjaitan Dohot Boruna (PPDB). Artinya, anggota PNB Marparadotbe yang sudah menikah otomatis tidak lagi tergabung dalam wadah ini, melainkan masuk PPDB.
PNB adalah sebuah wadah kekeluargaan dari keturunan Pandjaitan, dan cinta kasih merupakan landasannya. Saat ini muda-mudi Pandjaitan se-Jabodetabek yang bergabung di PNB ada 150-an orang. Mereka terdiri atas pelajar, mahasiswa/mahasiswi, pegawai negeri sipil maupun TNI/Polri, kalangan profesional, pekerja formal maupun informal, wira usaha, dan profesi lainnya.
(Agung Nugroho)

