
Perth, Rabu
Petinju Indonesia, Daud Jordan, berhasil merebut gelar IBO Asia Pasifik kelas bulu, setelah mengalahkan petinju Amerika Serikat Frankie Archuleta dengan KO pada ronde keempat.
Pada pertarungan yang digelar di Challenge Stadium MT Claremont, Perth, Australia Barat, Rabu (30/11), petinju asal Kalimantan Barat tersebut tidak memberikan kesempatan kepada Frankie untuk mengembangkan permainannya. Bahkan pada ronde pertama, tekanan dari Daud membuat petinju Amerika Serikat tersebut terjatuh tetapi tidak mendapat hitungan dari wasit yang memimpin pertarungan.
Kemudian pada ronde kedua Frankie sempat goyah akibat pukulan dari Daud Jordan, demikian juga dengan pada ronde ketiga. Memasuki ronde keempat, pukulan telak tangan kanan Daud Yordan sempat membuat Frankie goyah. Mendapat peluang seperti itu, Daud langsung menekan lawannya dengan pukulan kombinasi hook kanan dan kiri sehingga memaksa wasit untuk menghentikan pertarungan.
Sampai hitungan kesepuluh, Frankis tidak bisa melanjutkan pertarungan dan wasit akhirnya menghentikan pertarungan ini dengan kemenangan KO buat Daud Jordan.
Pelath Daud Yordan, Damianus Jordan ketika dihubungi mengatakan, dirinya memang mempersiapkan Daud dengan keras untuk menghadapi Frankie Archuleta. "Kita memang sudah persiapkan Daud sejak lama karena harus kami akui lawan lebih berpengalaman, dan tentunya kemenangan ini juga campur tangan Tuhan," katanya.
Dari sisi usia memang Daud Jordan lebih muda dibandingkan Frankie. Saat ini Daud berusia 24 tahun (kelahiran 10 Juni 1987) sedangkan Frankie usianya sudah mencapai 36 tahun (kelahiran 26 September 1975). (Antara/ink)

