

Senayan, Warta Kota
Laga Liga Super Indonesia atau ISL yang sudah mulai bergulir menuai reaksi PSSI. Dalam jumpa pers Kamis (8/12) malam, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin menegaskan para pemain timnas yang saat ini berlaga di ISL akan dicoret dari komposisi pemain tim nasional Indonesia. Pasalnya, klub induk para pemain tersebut mengikuti kompetisi tidak resmi atau yang tidak diakui FIFA sebagai organisasi induk sepakbola dunia.
Pernyataan Ketua Umum PSSI ini bertentangan dengan penanggungjawab timnas beberapa waktu lalu yang menyatakan pemain dan pelatih tidak bisa dikenai sanksi apapun atas sikap yang diambil klubnya.
Sementara itu, sampai hari ini dari 36 klub sepakbola yang terdaftar, baru 25 klub yang bersedia mengikuti kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI). Masing- masing klub menerima dana revenue sharing sebesar 500 juta rupiah sebagai modal klub mengikuti kompetisi. LPI akan dimulai pada 10 Desember mendatang di Semarang, Jawa Tengah. Kompetisi dibuka dengan pertandingan antara PSIS Semarang dan Persik Kediri. (Liputan6.com/IAN)

