

Bekasi, Wartakotalive.com
Jovino Narasta, bayi berusia satu tahun enam bulan, hingga kemarin belum diketahui keberadaannya. Balita lelaki itu diculik di sekitar rumah kontrakan yang dihuni orangtuanya di Jalan Haji Rasam 2, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Rabu (4/1/2012) pagi.
“Saya sudah ke terminal, stasiun, nggak ada yang tahu. Kami sudah mencari kemana-mana, laporan ke polisi juga sudah dilakukan, tapi belum ada hasilnya,” ungkap Melfin Nufus (28), ayah kandung Jovino, Kamis (5/1/2012).
Pasangan Melfin Nufus (28)—Vildeyanti (28) tinggal di sebuah rumah kontrakan berukuran sekitar 9x3 meter persegi milik Sadimanto di Jalan H. Rasam 2 Kelurahan Kranji RT 1/3. Pasangan muda itu baru menghuni rumah kontrakan itu sekitar dua bulan lalu bersama dua anak mereka, Nara Gita (2,5 tahun), dan Jovino Narasta (1,5).
Penculikan itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, saat Vildeyanti tengah mencuci piring di samping belakang rumah. Melfin Nufus sendiri, seperti pagi hari biasanya, tengah tertidur. Bapak dua anak itu butuh istirahat karena baru pulang narik angkutan kota (angkot) M-19 Jurusan Kranji—Cililitan, sekitar pukul 03.00 dini hari.
“Tadinya saya mau mandikan dia (Jovino—red). Saya lagi cuci piring di samping belakang, anak saya itu malah jalan-jalan muter keliling kontrakan sama kakaknya. Nggak tahunya setelah saya panggil-panggil, yang balik cuma kakaknya (Nara—red) doang. Nara waktu saya tanya cuma bilang, Dedeknya disana, dibawa Oom pakai motor,” terang Vildeyanti.
Menurut Vildeyanti, tidak ada saksi yang melihat langsung pelaku yang menculik anak bungsunya itu karena situasi di sekitar rumah kontrakan juga sudah sepi. Sembari mengusap air matanya, dia menuturkan harapannya agar si penculik itu segera mengembalikan anaknya. “Tolong kami lah, anak saya itu masih kecil,” tuturnya saat diminta menunjukkan foto Jovino oleh pekerja media. (chi)

