

Melbourne, Wartakotalive.com
Kei Nishikori tercatat sebagai petenis putra Jepang pertama yang berhasil maju ke perempat final Australia Terbuka selama 80 tahun terakhir dengan mengalahkan unggulan keenam dan finalis 2008 Jo-Wilfried Tsonga.
Nishikori mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga dalam lima set 2-6, 6-2, 6-1, 3-6, 6-3 dalam waktu tiga setengah jam dan selanjutnya akan berhadapan dengan petenis Inggris Raya, Andy Murray di semifinal.
Dia menuturkan tidak pernah mendapat tekanan. "Saya tidak pernah merasakan tekanan," katanya usai pertandingan hari Senin (23/1).
"Anda tahu ini merupakan penghargaan untuk mencetak banyak sejarah, menjadi pemain nomor 1 di Jepang. Tetapi hal itu tidak pernah memberikan tekanan kepada saya," tambahnya seperti dikutip kantor berita AP.
Menarik perhatian besar
Sejauh ini belum ada petenis putra dari Asia yang memenangkan juara tunggal Grand Slam. Nishikori, 22, mengatakan dia berharap bisa menyamai prestasi petenis putri China Li Na yang memenangkan Perancis Terbuka tahun lalu.
Nishikori bertemu dengan Andy Murray di Shanghai Masters tahun lalu dan menurutnya, Murray berhasil menghancurkan permainannya. Tetapi Nishokori berjanji akan berusaha semaksimal mungkin dalam menghadapi Murray.
Unggulan keempat Andy Murray hanya memerlukan waktu 49 menit untuk mengakhiri pertandingan setelah lawannya, Mikhail Kukushkin terpaksa mundur karena cedera setelah kalah di dua set pertama.
Penampilan petenis putra Jepang Kei Nishikori telah menyedot perhatian besar di negaranya. Banyak wartawan Jepang menonton pertandingan Nishikori melawan petenis Perancis. (BBC)

