• Selamat Datang
 
  • :  
  • Seks & Seksi
  •   :  
  • Bugar
  •   :  
Selasa, 24 Januari 2012
Bau Badan juga Turunan
Warta Kota/Istimewa  
Dibaca : 371 kali     Komentar: 0

Palmerah, Wartakotalive.com

BAU badan memang bukan penyakit yang mematikan, namun dampaknya jangan dianggap remeh. Terutama dalam hal pergaulan. Yang menjadi pemicu terjadinya bau badan, bisa dari makanan atau kebersihan badan yang buruk.

Jika masalah bau badan Anda tidak terjelaskan pemicunya, barangkali Anda perlu melihat silsilah keluarga. Menurut studi bau badan juga bisa terjadi karena mutasi gen yang diwariskan dari generasi sebelumnya. Lagi-lagi riwayat keluarga menjadi penting.

Penelitian menunjukkan seseorang yang menderita bau badan berat positif trimethylaminuria, gangguan genetik yang menyebabkan tubuh mengeluarkan aroma tidak sedap.

Trimethylaminuria adalah kondisi dimana tubuh tidak bisa memetabolisme senyawa kimia trimethylamine akibat mutasi gen FMO3. Tubuh memproduksi senyawa kimia tersebut jika terlalu banyak makan makanan dengan unsur-unsur pokok kolin, seperti telur, terigu, ikan air asin, dan kacang-kacangan akibatnya tubuh akan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Kesimpulan tersebut dihasilkan setelah peneliti menguji gen 353 orang yang berobat ke Monell Chemical Senses Center di Philadelphia, Amerika Serikat. Mereka mencari pertolongan karena menderita bau badan berat yang tidak terjelaskan atau bukan disebabkan karena faktor kebersihan.

Para peneliti melakukan tes kolin pada mereka dan menemukan 118 diantaranya atau sepertiga pasien positif TMAU. Trimethylaminuria sendiri diklasifikasikan sebagai kasus yang jarang, atau dengan kata lain hanya diderita kurang dari 200.000 orang di Amerika Serikat

Cara untuk mengatasi bau badan, antara lain selalu menjaga kebersihan badan, dianjurkan untuk lebih sering mandi dan mengelap bagian tubuh yang sering mengeluarkan keringat. Sebaiknya rambut ketiak dibersihkan agar tidak lembab dan memicu bau. (BK/IS)
 

Share :                
A   A   A
Beri komentar :
Nama
Email
Komentar
Kode
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
 
CLOSE[X]