

Semanggi, Wartakotalive.com
Aksi pembunuhan terhadap bos PT Sanex Steel Indonesia, kini bernama Power Steel Mandiri, Tan Harry Tantono (45), dibunuh dilakukan ketiga tersangka di kamar 2701 Swiss-Belhotel, Sawahbesar, Jakarta Pusat, tanpa diketahui pihak hotel.
“Pihak kepolisian juga tahu ada kejadian itu setelah ketiga pelaku datang ke polda sekitar pukul 01.00. Mereka mengatakan habis bunuh orang di hotel,” ujar Kepala Subdit Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmy Santika , Jumat (27/1/2012).
Setelah menerima informasi tersebut, polisi segera mengecek pengakuan ketiganya. Rupanya benar. Bersama pihak hotel, sekitar pukul 03.00, di kamar 2701 ditemukan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan akibat ditikam bertubi-tubi. Saat ditemukan posisi Harry terlentang di sofa dengan mulut menganga.
Korban yang mengenakan pakaian kemeja warna putih itu tampak terluka parah di bagian leher. Selain di sofa, bercak darah Harry berceceran di seprei. Setelah dilakukan identifikasi, jenasah Harry langsung dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dioutopsi.
Setelah ditelusuri, polisi mendapatkan identitas korban bernama Tan Harry Tantono, pimpinan PT Sanex Steel Indonesia, kini berubah nama menjadi Power Steel Mandiri. Dikatakan Helmy, dari olah tempat kejadian perkara (TKP) di kamar 2701, petugas menemukan benda-benda berserakan. Seperti puntung rokok dan juga gelas. Diduga kuat, pada saat diserang, Harry mencoba melakukan perlawanan.
Tidak tertutup kemungkinan, kata Helmy, dalam kasus ini masih ada pelaku lainnya. “Semuanya mungkin saja karena masih baru diperiksa. Senjata tajam yang dipakai juga dikatakan pelaku dibuang di suatu tempat dan sekarang masih diupayakan untuk dicari," ucapnya. (ded)

