• Selamat Datang
 
  • :  
  • Sudut Kota
  •   :  
  • Denyut Kota
  •   :  
Selasa, 31 Januari 2012
Vita Mengaku Ibu Kandungnya Maya
Jika Diperlukan, Vita Jalani Tes DNA
Tribunnews  
Dibaca : 994 kali     Komentar: 0

Semanggi, Wartakotalive.com

Model cilik, Ruspitasari Siahaan alias Vita (13), yang kabur dari rumahnya selama tiga pekan, pernah mengatakan, dirinya bukanlah anak kandung Lili melainkan putri dari Maya, yang notabene ibu angkatnya.

"Sekarang ini pihak Komnas HAM yang juga menangani masalah anak sudah turun tangan. Komnas HAM akan menjadi mediasi agar Vita balik ke orangtuanya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, ditemui di ruang kerjanya Senin (30/1) siang.

Ketika ditanya apakah mungkin polisi akan melakukan langkah tes DNA apalagi jika melihat sikap dan kedekatan emosional Vita yang lebih nyaman berada di dekat Maya ketimbang Lili? Rikwanto mengatakan, jika memang dibutuhkan maka polisi akan menerapkan langkah tersebut.

Saat ini Vita masih tinggal bersama Maya di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Namun, kata Rikwanto, Maya sendiri sudah siap mengembalikan Vita ke tangan Lili, ibu yang sah. "Ibu Maya sudah mulai terbebani karena dia juga merasa risih dituduh menculik anak orang," ucapnya.

Dalam penyelidikan kasus Vita ini, polisi juga tidak mau gegabah dan langsung percaya terhadap pengakuan Vita selama ini. "Anak ini kan mengaku dipukuli, tidak disekolahkan, merasa dieksploitasi, tentu kan perlu pembuktian," kata Rikwanto.

Di satu sisi, lanjut mantan Kapolres Klaten ini, Lili mengatakan, pemukulan yang dia lakukan sama sekali bukan bermaksud menganiaya putri bontotnya itu. "Kalau dari keterangan ibunya, pukulan itu sebatas marahnya seorang ibu," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Vita menghilang setelah pergi ke warung internet yang lokasinya dekat dari rumah keluarganya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (9/1) sekitar pukul 10.00. Sekitar tiga jam kemudian, Vita berpamitan dengan penjaga warnet.

Namun, setelah itu ternyata Vita tak kunjung kembali ke rumahnya yang terletak di Jalan SMA 64, Cipayung, Jakarta Timur. Pihak keluarga berusaha menghubungi ponsel Vita, tetapi tidak aktif.

Hilangnya Vita akhirnya dilaporkan keluarga ke Polsek Metro Cipayung. Vita akhirnya ditemukan di Sorong, Papua pada Kamis (26/1) pukul 20.00 WITA oleh tim Resmob Polda Metro Jaya. Vita ditemukan di Perumahan Pemda, Jalan Klamono KM 24, Kecamatan Aimas, Kabupaten Sorong, Papua. (ded)

Share :                
A   A   A
Beri komentar :
Nama
Email
Komentar
Kode
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
 
CLOSE[X]