• Selamat Datang
 
  • :  
  • Kriminal
  •   :  
  • Warta Kriminal
  •   :  
Kamis, 2 Februari 2012
Maling Gagal Tembak Polisi
Warta Kota/Dodi Hasanuddin  
Dibaca : 1619 kali     Komentar: 0

Depok, Wartakotalive.com

BRIPTU Mamat, anggota Reskrim Polsek Beji, selamat dari maut. Pistol rakitan yang ditembakkan maling motor ke dirinya macet dan tak meletus.

Melihat hal itu, Briptu Mamat pun mengeluarkan pistolnya dan menembakkannya ke arah maling tersebut. Timah panas pun mengenai kaki kiri maling yang kemudian diketahui berinisial RW (26).

Pelaku pun terjatuh dan masuk ke got. Meski sudah terjatuh, RW bangun dan berusaha mengambil pistolnya kembali.

Briptu Mamat kemudian menginjak pistol rakitan itu. Polisi tersebut langsung membekuk RW dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Peristiwa bak adegan dalam film laga itu terjadi saat Polresta Depok bersama Polsek Beji merazia kendaraan di Jalan Raya Bungur, Kukusan, Beji, Depok, Rabu (1/2) pukul 09.45.

Dalam kejadian itu, Polsek Beji menangkap dua penjahat, RW (26) dan SBI (28). Dari tangan mereka disita barang bukti berupa dua pistol rakitan, sembilan butir peluru, sebuah kunci T, dan lima anak kunci T, serta sejumlah kunci motor berbagai merek.

Menurut Briptu Mamat, peristiwa itu bermula saat digelar razia, dua sepeda motor, Honda Beat hitam dan Honda Supra X 125 merah, dengan empat penumpang memutar laju motornya ke arah Srengsengsawah, Jakarta Selatan.

Melihat hal itu, Mamat berusaha menghentikan laju kedua motor tersebut. Namun alangkah kagetnya saat ia melihat tiga dari empat orang itu mencabut pistol dari balik punggung mereka.

RW yang menaiki Honda Beat menodongkan pistolnya dan menarik pelatuknya ke Briptu Mamat. Namun pistol tersebut tak meletus.

Briptu Mamat lalu mendorong motor Honda Beat sehingga mengenai Honda Supra X. Kemudian Honda Beat itu dibenturkan ke mobil rongsokan dan akhirnya Honda Beat serta Honda Supra X itu terjatuh.

RW dan SBI pun kembali menembakkan pistolnya ke arah Briptu Mamat. Namun pistol itu pun kembali tak berbunyi. Mengetahui pistol macet, kedua penjahat itu mengambil langkah seribu. Briptu Mamat pun menembakkan senjatanya dan mengenai RW. Setelah itu ia membekuk SBI.

"Saya kaget juga pas mereka mengeluarkan pistol dan menembakkan senjatanya. Tapi untungnya nggak meletus. Lalu motornya saya benturin ke mobil rongsokan. Mereka nembak lagi dan saya balas tembakan. Dua penjahat lagi berhasil kabur dengan berlari," ujarnya.

Selang dua jam kemudian, Polresta Depok berhasil menangkap AD yang merupakan komplotan RW dan SBI. Selain AD, polisi juga menangkap SF yang sedang memesan kunci T.

AD dan SF ditangkap di markas mereka di Kalisari, Cijantung, Jakarta Timur. AD berperan membuat kunci T. "Alhamdulillah, Allah SWT masih menginginkan anggota kami hidup. Mereka merupakan sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Mereka telah melakukan aksi di 15 tempat. Dua pelaku lagi masih kami buru," tutur Kapolresta Depok, Kombes Mulyadi Kaharni.

Mulyadi menambahkan selama bulan Januari sedikitnya sudah 22 unit ranmor digasak pelaku curanmor. (dod)
 

Share :                
A   A   A
Beri komentar :
Nama
Email
Komentar
Kode
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
 
CLOSE[X]