

Palmerah, Wartakotalive.com
Salah satu rahasia kelezatan kuliner Bangka adalah terasi Bangka. Terasi ini oleh masyarakat aslinya disebut belacan. Hampir semua olahan masakan Bangka selalu memakai terasi ini. "Sambal-sambalnya, maupun makanan lain yang berkuah itu pasti beraroma terasi. Itu kuncinya. Kalau rempah-rempah hampir sama dengan Padang dan daerah lainnya," kata Manajer Restoran Kampoeng Bangka, Yohana, kepada Warta Kota, beberapa waktu lalu.
Tidak seperti terasi yang dikenal luas, Yohana mengklaim kalau terasi Bangka punya beberapa keunggulan dari terasi lainnya. "Kalau terasi lain berwarna kehitaman, kalau kami warnanya merah. Ketika dibuat sambal, warnanya tidak berubah. Dibikin sup, warna masakannya pun tidak berubah. Rasanya pun jelas lebih enak," ujarnya.
Selain itu, ciri khas bumbu Bangka, memadukan rasa pedas, asam, dan asin. Bumbunya sangat strong. Bahkan, Yohana berkelakar, makanan Bangka bisa membuat orang yang sedang terkungkung masalah menjadi terbebas dengan semua permasalahannya.
"Jadi, ketika orang lagi pening dengan segala sesuatu, bermasalah dengan suami, dengan istri, begitu datang ke sini dijamin fresh kembali. Karena begitu Anda makan di sini, maka Anda pasti bakal mengeluarkan banyak keringat. Apalagi sehabis makan langsung minum es kacang merah khas Bangka, tambah segar lagi. Semua masalah akan luluh," kata Yohana dengan mimik serius.
Merasa yakin bisa bersaing dengan restoran lain yang lebih dahulu mapan di Ibu Kota, ini Kampoeng Bangka berencana akan membuka cabang pada Februari mendatang di daerah Kelapagading, Jakarta Utara. "Misi kamia adalah memerkenalkan masakan Bangka seluas-luasnya. Kami akan memulai dengan membuka restoran di seluruh bagian Jakarta, dimulai dengan membuka di Kelapagading," kata Yohana. (m7)

