• Selamat Datang
 
  • :  
  • Hiburan
  •   :  
  • Seleb
  •   :  
Jumat, 3 Februari 2012
Artis Sinetron Mengungsi di Tenda
Warta Kota/Soewidia Henaldi  
Dibaca : 1725 kali     Komentar: 0

Bogor, Wartakotalive.com

Sehari pascakebakaran yang menghanguskan rumahnya, artis sinetron Ikeu Roslita (35) kini harus tinggal sementara di tenda bersama belasan sanak keluarga lainnya. Tenda terpal berwarna gelap dan bertuliskan polisi itu didirikan oleh Polres Bogor Kota, tidak jauh dari rumah Ikeu. Rumah yang didiami Ikeu itu terbakar pada Rabu (1/2).

Ikeu merupakan anak almarhum Soleh Ruswana pemilik rumah yang berlokasi di Kelurahan Panaragan RT 01/05, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Sampai saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. Dugaan sementara api berasal dari puntung rokok di kamar atas bangunan rumah itu.

Tenda itu didirikan di sebuah tanah kosong yang tidak jauh dari rumah Ikeu. Di dalam tenda itu, barang-barang milik keluarga Ikeu yang bisa diselamatkan dari amukan api dikumpulkan menjadi satu.

Sebagai alas duduk, mereka menggelar karpet plastik agar tidak kotor. Apalagi tenda itu didirikan di atas tanah merah. Di dalam tenda itu terlihat tumpukan kasur, lemari, kipas angin, dan perabotan lainnya.

Saat ditemui di tenda pengungsian, Ikeu Roslita mengaku shock dengan kejadian yang menimpa keluarganya. Apalagi rumah itu juga dihuni oleh beberapa kakaknya.

"Ini rumah keluarga, sepeninggal bapak, rumah ini kami tempati bersama," ujar Ikeu yang wajahnya terlihat lelah.

Wanita yang membintangi sinetron Mamat Anak Metropolitan ini sempat memiliki firasat sebelum kebakaran menimpa rumah orangtuanya itu. Dia mimpi bertemu dengan almarhum bapaknya. "Saya mimpi ketemu bapak, dan dikasih cincin," ujar Ikeu saat ditemui Kamis (2/2).

Akibat peristiwa kebakaran itu, Ikeu absen syuting sinetron. "Saya izin dua hari enggak syuting dulu, karena ngurusin pascakejadian ini," kata pemeran Aminah di sinetron Mamat Anak Metropolitan tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan memberikan bantuan perlengkapan berupa tenda untuk menampung para korban kebakaran," ujar Kapolsek Bogor Tengah Ajun Komisaris Viktor Gatot HS.

Viktor mengatakan, sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat, Polres Bogor Kota mendirikan tenda penampungan bagi Ikeu dan keluarganya.

"Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap warga yang terkena musibah. Kami dirikan tenda penampungan ini untuk penampungan sementara bagi keluarga korban," katanya.

Seperti diberitakan rumah milik almarhum Soleh Ruswana habis dilalap api, Rabu (1/2) sekitar pukul 10.00. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Enggak kehitung kerugiannya sebesar apa, karena surat-surat penting ikut hangus kebakar," ujar Meida Ruswana (41), salah satu anak pemilik rumah.

Meida menjelaskan, saat kejadian dia bersama keluarga yang lain sedang ngobrol di depan rumah. Tiba-tiba saja, Ferdi, kakak Meida, lari dari lantai atas sambil berteriak kebakaran.

"Pas dilihat ke atas, tahunya api sudah besar dan keluar dari jendela," kata Meida. (wid)
 

Share :                
A   A   A
Beri komentar :
Nama
Email
Komentar
Kode
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
 
CLOSE[X]