

Cawang, Wartakotalive.com
Kabag Humas dan Dokumentasi BNN, Sumirat Dwiyanto mengaku beruntung karena penangkapan SS lebih cepat. Penangkapan yang dipimpin langsung oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Pemberantasan BNN, Benny J Mamoto ini berhasil menangkap SS dengan cepat. Karena berdasarkan jadwal, SS akan bertugas menerbangkan pesawat Lion Air dengan rute Surabaya - Makassar pada Sabtu (4/2/2012) pukul 06.00.
Setelah tertangkap SS langsung diboyong ke Jakarta atau Kantor BNN, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Selain kena pasal mengkonsumsi, kami sedang mendalami apakah SS juga mengedarkan shabu karena profesi dia (SS) sebagai pilot dapat menghubungkannya dengan daerah lain. Apalagi ini kasus narkoba pada pilot Lion Air untuk ketiga kalinya," kata Sumirat.
Dalam pemeriksaan lanjutan, SS mengaku pernah mengkonsumsi shabu bersama-sama dengan HA, pilot Lion Air lain yang sebelumnya ditangkap BNN di Makasar. SS juga mengaku kerap mengkonsumsi shabu namun pada saat libur tugas. Namun BNN menduga SS juga mengkonsumsi narkoba menjelang terbang untuk meminimalisasi rasa takut.
"Penangkapan SS ini memang dari pengembangan penangkapan HA, pada 10 Januari 2012 lalu. Ternyata mereka memang pernah memakai bersama-sama. Kami juga masih mendalami siapa pemasok narkoba kepada mereka," katanya. (bum)

Lion Air: Saat Ini Tidak Ada Lagi Pilot Konsumsi Narkoba
BNN Rehabilitasi Pilot Lion Air
BNN Periksa Acak 94 Kru Pesawat