
Bogor, Wartakotalive.com
Tiga orang tewas seketika dalam tabrakan mau antara mobil colt L-300 bernomor polisi B 9195 UCE, yang mengangkut ikan laut dengan sebuah truk di ruas tol Jagorawi KM 40 arah Bogor, Sabtu (4/2/2012) pagi. Korban tewas Anton Prasetyo (40), Ismail (42) dan Haryanto (28) ketiganya merupakan warga Magelang, Jawa Tengah.
Pagi itu, ketiga korban hendak mengantarkan ikan laut dari Muara Angke, Jakarta Utara menuju Bogor. Diduga sopir ngantuk dan menabrak truk yang belum diketahui identitasnya. Kasus kecelakaan itu saat ini dalam penyelidikan unit Lalu Lintas dan Kecelakaan (Laka) Polres Bogor.
Kanit Laka Polres Bogor Ipda Mulya mengatakan masih menyelidiki kejadian itu dan mengumpulkan bukti-bukti."Dugaan sementara sopir mengantuk dan menabrak kendaraan didepannya," ujarnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan yang merenggut tiga nyawa sekaligus itu terjadi Sabtu sekitar pukul 03.00. Pagi itu, Anton bersama dua rekannya, Ismail dan Haryanto. Mobil bak terbuka berisi ratusan ikan laut dibawa dari Muare Angke menuju ke Bogor. Diduga Anton mengantuk dan tidak bisa mengendalikan mobilnya hingga menabrak bagi belakang truk yang melaju di depannya.
Rekan kerja ketiga korban, Tata (44), menjelaskan, dirinya ditelepon anggota Lalu Lintas Polres Bogor tentang kecelakaan yang menimpa ketiga korban."Saya ditelepon jam lima pagi, kalau temen-teman saya tewas karena kecelakaan," ujar Tata, saat ditemui di ruang forensik RS PMI Bogor.
Mendapat kabar itu lanjut Tata, dia langsung menghubungi keluarga korban. Tata mengatakan, sempat mendapat firasat buruk sebelum ketiga korban mengalami kecelakaan. Saat itu katanya, ketiga rekannya akan berangkat meyalurkan ikan laut dari kantornya di Muara Angke.
Saat ketiga korban hendak berangkat, Anton mengucapkan sesuatu padanya. "Saya ingin tidur di Bogor," ujar Tata menirukan ucapan Anton.
Selain itu, keanehan lainnya, saat ketiganya sudah berangkat dari kantor beberapa menit kemudian kembali lagi ke kantor karena ada barang yang tertinggal." Tidak biasanya mereka balik ke kantor saat berangkat mengirim ikan. Biasanya, sebelum berangkat semuannya sudah dipersiapkan. Ini mungkin firasat perpisahan," ujar Tata. (wid)

