

Mampangprapatan, Wartakotalive.com
BARU enam hari lalu komedian Syaiful Effendi alias Ade Namnung (34) dimakamkan. Tetapi, keluarga Ade dan Ramon Papana, ayah angkat Ade, dikabarkan ribut soal warisan. Oleh keluarga Ade, Ramon disebut tak pantas menjadi ayah angkat komedian bertubuh subur itu.
Atas tindakan keluarga Ade menuntut warisan itu, Ramon mengatakan, dia tidak banyak tahu tentang jumlah harta hasil jerih payah Ade meski komedian tersebut sudah tinggal bersamanya selama 21 tahun.
"Yang saya tahu, jumlah hartanya sedikit," ujarnya ketika dijumpai di kawasan Kemang Raya, Mampangprapatan, Jakarta Selatan, Minggu (5/2).
Ramon menuturkan, "Hartanya yang saya ketahui antara lain ratusan baju serta jas, kostum (panggung), sepatu, jam tangan, dan beberapa barang elektronik."
"Enggak ada rumah atau mobil. Enggak ada itu," imbuhnya.
Harta milik Ade, yang meninggal pada Selasa (31/1), dikabarkan diminta oleh keluarga kandung Ade kepada Ramon hanya beberapa hari setelah sang komedian meninggal.
Ramon menganggap omongan pihak keluarga soal harta milik mantan personel grup lawak Trio OIO itu tak pantas jika diungkapkan saat ini. "Saya kasihan sama Ade Namnung. Nanti saja lah. Sampai bunuh-bunuhan juga enggak apa-apa. Tetapi kasih waktu buat berkabung dan mengirimkan doa untuk Ade," ujarnya.
Apalagi, kata Ramon, selama Ade terbaring sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit, keluarga kandungnya tidak mengeluarkan biaya sepeser pun. "Setahu saya enggak (bantu pengobatan). Enggak tahu ya kalau di luar itu," katanya.
Menurut Ramon, hanya dia yang terus menemani Ade kala dirawat di RS Mitra Keluarga Surabaya, Jawa Timur, hingga dipindahkan ke RS Mitra Keluarga Cibubur, Jakarta Timur. Ramon pulalah yang membiayai kepulangan orangtua Ade dari Surabaya ke Jakarta.
Ramon mengaku tak punya keinginan untuk memiliki harta Ade. Oleh karena itu, dia sangat kaget ketika disebut tidak pantas menjadi ayah angkat Ade. Padahal, katanya, dia sudah dianggap ayah oleh Ade sejak 21 tahun lalu. "Saya ini papanya Ade Namnung. Ade panggil saya 'Papa'. Dia sudah 21 tahun tinggal bersama saya dan lima anak saya yang lain," tuturnya.
Ramon menceritakan, 21 tahun lalu itu Ade muda tiba-tiba datang kepadanya. Saat itu Ramon sedang mengelola grup dan sanggar komedi Lenong Rumpi. Selain berlatih di sanggar, Ade juga sering membantu kegiatan di kafe yang dikelola Ramon.
"Saya sama sekali enggak tahu dan enggak kenal keluarganya. Ade sering nginap di studio, kadang di rumah saya," ujar Ramon.
Ade, kata dia, juga pernah jadi asisten mendiang Nita Tilana, penyanyi yang juga kakak kandung Armand Maulana.
Pada Sabtu (4/2) siang ibu kandung Ade, Hariningsih, mendatangi kediaman Ramon di Jalan Alam Hijau, Taman Pasadena, Sentul City, Bogor, untuk mempertanyakan semua harta peninggalan Ade. Dia didampingi adik kandung Ade, Rizal Prasetyo, dan beberapa kerabatnya. Jumlahnya sekitar 12 orang, menggunakan empat mobil.
Hariningsih meminta sertifikat rumah dan tanah yang ditinggali Ramon karena mereka merasa itu milik Ade. “Mereka minta sertifikat rumah. Setelah dijelasin papa dan dikasih lihat bahwa sertifikat itu atas nama papa, mereka makin emosi,” kata putri Ramon, Dilla, seperti dilansir detik.com.
Ayah kandung Ade, Ahmad Dimyati, meninggal dunia enam tahun lalu. (kin)

