

Senayan, Wartakotalive.com
Tubuh aktor Zumi Zola sampai bergetar tatkala menyampaikan bantahan tentang perselingkuhan dan perzinaan yang dituduhkan kepadanya.
"Saya membantah dengan tegas semua tuduhan dan fitnah yang ditujukan kepada saya oleh Bernaldi dan kuasa hukumnya," kata Zumi dengan muka memerah, saat menggelar konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (5/2). Dia didampingi pengacaranya, Hotma Sitompoel
Saat Zumi memberikan keterangan, tangannya bergetar sambil terus memegangi alat hitung digital yang dilingkarkan pada jari telunjuk kanannya. "Ini (sambil) zikir. Saya tidak tegang. Lillahi ta'ala saja," ujarnya seraya tersenyum.
Seperti diberitakan, Bupati Tanjungjabung Timur, Jambi, itu dilaporkan oleh Bernaldi Kadir Djemat dengan tuduhan melakukan perselingkuhan dan perzinaan dengan istri Bernaldi, Peni Fernita Saputri, yang juga turut menjadi terlapor, pada 24 Januari 2012 ke Polda Metro Jaya.
"Saya tegaskan, dalam kondisi apa pun, insya Allah saya fokus, konsentrasi, dan berkomitmen sebagai bupati dan akan menjalani tugas sebagaimana mestinya," kata Zumi.
Sementara itu, Hotma memperingatkan kuasa hukum Bernaldi, Andreas Nahot Silitonga, yang dia anggap melanggar prosedur seorang pengacara, dengan menuduh langsung Zumi berzina. "Pengacara itu harusnya menggunakan kata 'dugaan', bukan langsung menuduh. Kalau tidak terbukti, itu akan berbalik," katanya.
Ketika melaporkan Zumi ke polisi, Bernaldi mengatakan kepada wartawan bahwa Peni sering bertemu dengan Zumi saat menghadiri pelantikan bupati. Bernaldi juga mengatakan istrinya itu pernah menghabiskan waktu bersama Zumi di London.
"Zumi bertemu dengan Peni hanya sekali, yaitu saat ibunda Peni datang (ke Tanjungjabung Timur) untuk investasi di sana," kata Hotma.
Terkait bukti foto porno dan chatting melalui BlackBerry messenger, Hotma membantahnya. "Klien kami tidak pernah mengirim foto porno. Kalaupun ada chat, itu tidak serta-merta menjadi bukti adanya perzinaan. Tuduhan perzinaan tidak bisa terbukti melalui chat," ujarnya.
Sebelumnya, pada 17 Desember 2011, Zumi melaporkan Bernaldi ke Polrestro Jakarta Selatan terkait dugaan perbuatan tidak menyenangkan serta pengancaman, dan saat ini proses penyelidikannya sedang berjalan.
Zumi mengaku mendapat ancaman fisik dari Bernaldi saat dia berada di Jakarta untuk menghadiri acara pernikahan saudaranya di Hotel Darmawangsa, Jakarta Selatan.
"Dia (Bernaldi) mendatangi rumah Zumi (di Pondokindah), dan teriak-teriak. Klien kami merasa terganggu dan terancam atas semua tindakan Bernaldi itu," ujar Hotma, yang tidak berkenan menjelaskan apa teriakan Bernaldi tersebut. (vin)

