

Depok, Wartakotalive.com
Kementerian Pekerjaan Umum telah menetapkan tarif Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi I Rp 3.500 untuk golongan I, Sabtu (4/2). Tarif tersebut mulai berlaku setelah dilakukan sosialisasi selama sepekan.
"Tarif Tol Cijago Seksi I sudah ditetapkan. Kami sudah mendapatkan laporannya tapi detailnya belum kami terima," kata Bambang Hartanto, Direktur Utama PT Translingkar Kita Jaya, selaku pengelola Tol Cijago, Sabtu (4/2).
Menurut Bambang, dengan ditetapkan tarif tol tersebut pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para pengguna tol. Diharapkan adanya tarif tersebut masyarakat dapat memanfaatkan jasa layanan tol baik yang menuju Jakarta dan Bogor.
Bambang mengatakan, pengguna Tol Cijago Seksi I terlihat antusias dengan berfungsinya tol ini. Itu terlihat dari data pengguna Tol Cijago Seksi I mencapai 13.400 kendaraan pada Jumat (3/2). Diharapkan dalam satu tahun beroperasinya tol tersebut pengguna Tol Cijago mencapai 30.000 kendaraan per harinya.
Bambang mengatakan, saat ini arus lalu lintas di Jalan Raya Bogor lancar pascaperesmian 27 Januari. Begitu pun di pintu keluar Cisalak II. Hal itu terjadi setelah dipasang lampu lalu lintas dan rekayasa lalu lintas.
Ajun Komisaris Nurhayati, Wakasatlantas Polresta Depok, mengatakan, untuk mengantisipasi kemacetan di Jalan Raya Bogor, tepatnya di pintu keluar masuk Tol Cijago Seksi I, Satlantas Polresta Depok membantu pengaturan lalu lintas. Sebanyak tiga anggota lantas untuk mengatur lalu lintas.
Kontruksi dimulai
Bambang mengatakan, pengerjaan Tol Cijago Seksi II akan segera dilakukan. Rencananya pada Mei nanti pengerjaan konstruksi segera dilakukan.
"Insya Allah Mei ini pengerjaan konstruksi segera kami lakukan. Kami berharap dukungan masyarakat Depok agar proyek pemerintah ini segera selesai," kata Bambang.
Bambang mengatakan, pembebasan lahan Seksi II telah mencapai 60 persen. Cijago Seksi II itu direncanakan akan merentang dari Jalan Raya Bogor hingga Kukusan, Depok dengan sepanjang 5,5 Km. (dod)

