

London, Wartakotalive.com
Jaringan teroris Al Qaeda diduga sedang mencoba merekrut pelaku bom bunuh diri wanita di Inggris. Menurut anggota parlemen Inggris yang dikutip situs Zeenews Senin (6/2), Al Qaeda menggunakan website ekstremis untuk meradikalisasi malaikat kematian dari kaum wanita.
Dalam laporan tersebut sebuah komite urusan umum the Commons Home Affairs mengatakan, mereka telah mendengar bukti kelompok teror yang secara khusus akan meluncurkan dan menargetkan perempuan untuk melakukan tindakan kekerasan itu.
Situs The Sun melaporkan bahwa taktik tersebut dianggap mematikan di Timur Tengah, dengan meningkatnya jumlah wanita Palestina yang secara sukarela ikut serta untuk misi bunuh diri terhadap Israel.
Sebuah laporan juga datang dari seorang anggota parlemen, yang mengetahui bahwa empat orang ekstremis Islam yang tertangkap beberapa hari lalu mengaku merencanakan untuk mengebom London Stock Exchange. Berdasarkan laporan itu perusahaan internet besar pun diimbau harus berbuat tegas, untuk menutup website yang memicu ekstremisme kekerasan.
Sementara itu Menteri Dalam Negeri Theresa Mei telah bertindak tegas terhadap situs yang digunakan untuk merekrut pengikut oleh kaum ekstrimis. Selain sebagai cara pembersihan untuk fanatik di masjid-masjid dan perguruan tinggi yang telah menghasilkan semakin banyak web ilegal, yang digunakan untuk mencuci otak para pendukungnya. (Liputan6.com/TNT/MEL)

