• Selamat Datang
 
  • :  
  • Hiburan
  •   :  
  • Seleb
  •   :  
Rabu, 8 Februari 2012
Status Puteri Indonesia Terancam Dicopot
 
Dibaca : 1005 kali     Komentar: 0

Palmerah, Wartakotalive.com

Status Puteri Indonesia 2001 Angelina Sondakh (34) terancam dicopot jika tersangka kasus wisma atlet itu menjadi terpidana.

"Tidak ada aturannya di Yayasan Puteri Indonesia mengenai pencopotan karena menjadi tersangka. Namun, bila terbukti bersalah (terpidana) baru akan dipikirkan kemudian," kata Mega Angkasa, Kepala Humas Yayasan Puteri Indonesia, Selasa (7/2), seperti dilansir Tempo.co.

Menurut Mega, pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus politikus yang akrab disapa Angie itu. "Kami akan lihat perkembangan kasusnya," ujarnya.

Setelah lepas tugas, Angie sebenarnya sudah jarang aktif dalam kegiatan Yayasan Puteri Indonesia. "Ia sibuk dengan kegiatannya di luar," ujar Mega.

Terakhir kali Mega bertemu Angie pada saat mensalatkan jenazah almarhum Adjie Massaid. "Kami jarang berkomunikasi."

Sebelum menjadi Puteri Indonesia, Angie dijuluki ratu panggung cat walk di Manado. Ia merebut aneka lomba putri-putrian, mulai dari putri ayu, Wulan Minahasa, Putri Intelegensia Manado, hingga menjadi Noni Sulut tahun 1996. Ia pernah dinobatkan sebagai Cewek Keren 1995.

Semasa menjadi pelajar di SMAN 2 Manado, Angie juara lomba pidato dan debat dalam bahasa Inggris. Kemampuannya berbahasa Inggris karena ia lahir dan tinggal di Australia sampai berusia 11 tahun. Ayahnya, Lucky Sondakh, saat itu sekolah doktoral bidang ekonomi.

"Waktu pulang ke Manado tahun 1989, Angelina dan kakaknya, Frangky, bahkan tak bisa berbahasa Indonesia," ucap Nico Mandey, kerabat Angie, seperti dilansir Kompas.com.

Menurut Nico, kemampuan Angie memenangi Puteri Indonesia 2001 sangat didukung masyarakat Sulawesi Utara, bahkan pacarnya waktu itu, Marcelino Lefrandt, ikut sibuk. Semasa kecil, Angie dan Marcelino tinggal di lingkungan Kampus Unsrat. Ayah Marcelino, L Lefrandt adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran.

Pdt Billy Yohanis, guru agama Angie di SMAN 2 Manado, bercerita, saat masa kritis akibat gosip keterlibatannya dalam kasus wisma atlet ramai diberitakan di televisi, Angie beberapa kali ke Manado. Ia pergi menenangkan diri di sebuah pulau wisata, yakni Siladen, sebelah Pulau Bunaken.

"Saya bertemu Angelina di Siladen beberapa bulan lalu. Angie menegur saya dengan panggilan meneer (panggilan guru lelaki di SMA)," katanya.

Waktu itu Angie membawa Keanu, putranya; dan ibu Adjie Massaid dari Belanda. Angie tampak gembira memandikan anaknya di pantai, lalu mengambil gitar menghibur diri. (BK / tb)

 

Share :                
A   A   A
Beri komentar :
Nama
Email
Komentar
Kode
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
 
CLOSE[X]