

Kembangan, Wartakotalive.com
SESAMA biker terlibat "adu banteng" di Jalan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (6/2) malam. Dalam insiden tersebut, salah seorang biker, yakni Khadirin (40), tewas seketika.
Khadirin yang warga Jalan Dr Hamka RT01/11, Ciledug, Tangerang, meregang nyawa dengan luka parah di kepalanya. Sementara sepeda motor Yamaha Vega-R B 6597 CLB yang dikendarai Khadirin, rusak.
Sedangkan, biker lain yang terlibat kecelakaan itu, yakni Soleh (22) dan Agus (23), mengalami luka ringan.
Keterangan yang diperoleh menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Ketika itu Khadirin yang mengendarai Yamaha Vega-R melintas di Jalan Meruya Selatan dari arah selatan menuju utara.
Pada kesempatan yang sama juga melintas sepeda motor Yamaha Supra X B 6928 COG yang ditumpangi oleh Soleh dan Agus di Jalan Meruya Utara dari barat menuju selatan atau arah Jalan Meruya Selatan.
"Pada saat itu arus lalu lintas cukup lengang. Sehingga dimanfaatkan oleh para pengendara sepeda motor untuk melajukan kendaraannya dengan kecepatan cukup tinggi," ungkap Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Rahmat Dahlizar, Selasa (7/2).
Ketika itu dari Jalan Meruya Utara, Soleh yang membocengi Agus langsung berbelok menuju Jalan Meruya Selatan. "Diduga pengendara sepeda motor Honda Supra X ini tidak memerhatikan kendaraan lain saat masuk di Jalan Meruya Selatan," ungkap Rahmat. Akibatnya, sepeda motor Soleh menyeruduk sepeda motor yang dibawa Khadirin.
Kontan saja kedua sepeda motor itu beradu banteng. Khadirin terpental dari sepeda motornya, demikian juga Soleh - Agus. Ketika itu Khadirin tewas seketika. Helm yang dikenakan Khadirin terlepas dari kepalanya, sementara Soleh - Agus mengalami luka ringan.
Sejumlah warga yang melihat kecelakaan itu pun menolong pengendara yang luka-luka. Dibantu warga, Soleh - Agus, dilarikan ke klinik di sekitar lokasi.
Sementara, Khadirin, oleh petugas polantas langsung dilarikan ke RSCM, Jakarta Pusat. "Kondisi jalanan yang sepi membuat pengendaranya merasa aman untuk ngebut," kata Rahmat.
Setelah mengevakuasi jenazah Khadirin, petugas polantas mengamankan dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan itu.
Sementara, pasca kecelakaan, dua pengendara, yakni Soleh - Agus, tidak diketahui keberadaannya. Rahmat mengakui bahwa pihaknya tengah menelusuri keberadaan Soleh - Agus berdasar sepeda motor yang sudah diamankan.
Rahmat mengaku bahwa pihaknya sudah mencari keduanya di sejumlah klinik maupun rumah sakit, tapi Soleh - Agus tidak dapat diketahui.
"Kami akan meminta keterangan dari keduanya terkait kecelakaan tersebut. Kasus ini termasuk dalam kategori tabrak lari," ungkap Rahmat. (kar)

