

Bogor, Wartakotalive.com
GA (30), pelaku penjambretan, dikeroyok massa saat berusaha menjambret tas milik seorang wanita. GA pun akhirnya menemui ajalnya di lokasi kejadian.
Aksi penjambretan terjadi di Jalan Raya Kemang Parung, tepatnya di perempatan Jampang, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor,Senin (6/2) malam.
Pelaku jadi sasaran amukan massa, karena berusaha menjambrat tas milik Wita (27), warga Desa Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Korban sendiri mengalami luka di bagian tangannya setelah disabet golok milik pelaku.
Polisi yang datang ke lokasi kejadian mendapati korban dalam tewas dengan luka di sekujur tubuhnya. Untuk penyelidikan, petugas dari Polsek Kemang membawa jenazah GA ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
"Pelaku tewas akibat dikeroyok massa yang marah dengan aksi penjambretan pelaku. Kami masih mengembangkan kasus ini, dan mengejar satu pelaku lagi yang berhasil melarikan diri," ujar Kapolsek Kemang Kompol Paul Djeke saat dikonfirmasi wartawan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi perampasan terjadi sekitar pukul 19.30. Saat itu, tersangka diketahui sedang nongkrong di sebuah warung kopi yang terletak di pinggiran Jalan Raya Kemang-Parung, tepatnya di perempatan Jampang bersama seorang rekannya yang masih buron.
Beberapa saat kemudian, datang korban yang dibonceng oleh temannya, Anita (30), yang melaju dengan skuter matik Honda Scoopy dari arah Bogor menuju ke Parung. Melihat kedua korban, kedua pelaku kemudian mengikuti dengan mengendarai motor Yamaha RX King.
Bacok tangan
Sesampainya di perempatan, tersangka tiba-tiba mendekati motor korban. Tersangka yang sebelumnya mengamati barang bawaan korban kemudian memulai aksinya. Pelaku merampas tas yang dibawa korban.
Korban yang kaget kemudian mencoba berteriak. Kaget korbannya berteriak, tersangka langsung mengeluarkan golok dan membacok tangan korban hingga mengalami luka serius.
Korban bersama rekannya tak tinggal diam. Sambil berteriak maling, korban mengejar motor pelaku. Mendengar teriakan keras korban, warga langsung ikut mengejar motor pelaku.
Baru beberapa meter kabur dengan motornya, tersangka berhasil dikepung oleh ratusan warga. Emosi warga benar-benar memuncak.
Tersangka yang masih berada di atas motor langsung ditarik, diseret, dan dikeroyok hingga tewas di lokasi kejadian. Sedangkan pelaku lainnya melarikan diri dengan motornya.
Polisi yang tiba di lokasi kejadian menemukan tersangka sudah tak bernyawa. Seluruh tubuh GA berlumuran darah dan kepalanya hancur. "Jenazahnya kami bawa ke RS Kramatjati untuk keperluan otopsi. Tersangka memang tercatat DPO kami selama dua pekan terakhir," kata Kompol Paul Djeke. (wid)

