

Senayan, Wartakotalive.com
Restoran Puang Oca, punya sajian minuman andalan, kata juru bicara Restoran Puang Oca, Ade Mulyani. Namanya, kopi jenderal.
Wah, mendengar namanya saja sudah bikin badan bergetar. Apalagi Ade meracik kopi itu pakai ramuan rahasia segala terkait campuran minuman panas ini. Ade mengatakan, kalau minuman ini terdiri atas kopi dicampur dengan kuning telur plus campuran rahasia itu.
"Kopi jenderal itu hasil kreasi Pak Hura (Hura Kamadjaya—pemilik Restoran Puang Oca—Red) dengan Pak Jusuf (Komisaris Jenderal Purnawirawan Jusuf Manggabarani—mantan Wakil Kepala Kepolisian RI—Red). Jadi, Pak Hura sedang bikin kopi, karena sedang minum dengan Pak Jusuf jadi dinamain kopi jenderal karena Pak Jusuf kan ada pangkatnya," kata Ade.
Sebelum kopi disediakan, Ade terlebih dahulu bertanya ke saya, "Mau kopi jenderal bintang empat atau bintang lima?" Tentu saja saya pilih kopi jenderal bintang lima, karena feeling saya makin banyak bintangnya makin enak. Ade pun menyanggupi permintaan saya sambil tersenyum agak mencurigakan. Kopi pun datang. Karena penasaran, meskipun masih panas, saya langsung menyeruput kopi dengan bantuan sendok.
Seruputan pertama belum membuat saya sanggup menilai rasa sebenarnya karena masih sangat panas. Akan tetapi, selang satu menit kemudian rasanya mulai terbaca. Rasa kopinya enak. Saya tidak bohong. Kuning telurnya juga tak bau amis sama sekali. Hanya saja, campuran rahasia itu mulai terasa di lidah, bahkan sampai ke kerongkongan. Apalagi, sambil tersenyum Ade berkata, "Selesai menikmati kopi ini harus pelan-pelan berkendaraan."
Akhirnya, setelah sudah tidak terlalu panas, saya pun bebas menikmati kopi jenderal bintang lima itu. Karena saya desak, Ade pun menjelaskan apa campuran rahasia di kopi jenderal itu. Namun, dengan amat menyesal, saya pun harus merahasiakan si 'campuran rahasia' tadi kepada Anda. Yang jelas, makin banyak bintangnya, kata Ade, rasa 'campuran rahasia' itu makin kuat. Dan, bagi Anda penikmat kopi, menu kopi jenderal ini patut Anda coba. Disarankan, jika hendak menikmati kopi unik ini dan Anda mengemudi mobil, sebaiknya setelah minum kopi ini lebih baik mobil dikemudikan oleh orang lain yang tidak minum kopi jenderal.
Selain kopi jenderal, minuman spesial lain di restoran ini, yakni barley. Minuman ini dari hasil rebusan biji jali yang kini sudah langka. Biji jali termasuk jenis padi-padian yang disebut sebagai gandum mutiara china. Karena itu, rasa air rebusannya seperti tajin. Barley, kata Ade, bisa membantu Anda mencegah perkembangan tumor pencernaan lantaran mengandung karbohidrat dan serat.
Harga setimpal
Segelas kopi jenderal bintang empat dapat dinikmati dengan harga Rp 60.000 per gelas. Sedangkan kopi jenderal bintang lima Rp 75.000. Kalau menyeruput minuman barley, Anda hanya merogoh kocek Rp 22.000. Selain itu, Restoran Puang Oca juga menyediakan minuman khas daerah, seperti es palu butung Rp 28.000, es pisang ijo Rp 28.000, dan es kopyor durian Rp 28.000.
Masih ada makanan andalan lain di Restoran Puang Oca ini, seperti kepiting asap. Tapi saat saya datang ke restoran itu, kepiting asap tidak tersedia. Kepiting asap dengan porsi besar dapat Anda nikmati dengan harga Rp 156.000 per porsi.
Terdapat pula pilihan menu lainnya, seperti kakap merah woku, bandeng palumara, kudu-kudu goreng tepung, cumi bakar hitam, acar tuing-tuing, dan aneka nasi goreng. Tapi, dengan alasan mengikuti harga pasar, tidak semua harga menu ditampilkan. (m7)

