

Jakarta, Wartakotalive.com
kemacetan di jalan-jalan di Ibu Kota kerap membuat pengguna jalan jenuh dan emosi. Jadwal kerja atau kegiatan yang padat membuat sebagian orang tak sempat makan atau membeli makannya sendiri. Kini tak perlu khawatir karena Pizza Hut Delivery (PHD) siap melayani Anda.
"Dengan situasi Jakarta yang macet, terkadang ada sebagian orang yang malas untuk pergi keluar untuk mencari makan. Untuk itu, kami tawarkan paket service delivery order (layanan pesan antar—Red) bagi mereka yang sudah lapar tapi tidak bisa ke luar rumah atau kantor," kata Riri F Hassan selaku Marketing Manager PHD, di outlet PHD Thamrin Residence, Kebonkacang, Tanahabang, Jakarta Pusat, Rabu (8/2).
PHD akan menjaga komitmennya memberikan layana yang terbaik dalam tempo 30 menit. Waktu layanan itu terbagi dua, 15 menit waktu untuk pembuatan dan 15 menit lagi untuk waktu pengantaran. "Pesanan akan tiba dalam waktu 30 menit di tempat Anda dengan suhu terjaga, makanan tetap fresh dan hangat. Minuman pun tetap dingin karena dikemas dengan hot pouch dan cold pouch," katanya.
Layanan pesan antar PHD sudah dimulai tahun 2007 dengan membuka empat outlet di Jakarta, yaitu Tebet dan Wolter Monginsidi di Jakarta Selatan, Green Garden di Jakarta Barat, dan Kelapagading di Jakarta Utara. PHD ini anak perusahaan PT Sarimelati Kencana yang juga membawahi secara langsung restoran Pizza Hut. Hanya saja, restoran Pizza Hut lebih melayani konsumen untuk makan dan menikmati suasana restoran. Sedangkan PHD fokus layanan pesan antar dan take away. "(Restoran) Pizza Hut sendiri pelayanan delivery-nya bagus tapi produknya tidak mendukung dan waktu tempuh pengantaran juga lama, bisa sampai 1 jam. Jadi, kami memikirkan extention (tambahan—Red) itu sehingga didirikanlah PHD," kata Riri lagi.
Menu di PHD, kata Riri, sebagian besar sama dengan di restoran Pizza Hut. Konsumen dapat memesan menu pizza, seperti super supreme, meet lover, dan american favourite. "Sebagian pasta juga sama, paling yang membedakan adalah di PHD kami banyak variasinya untuk snack, seperti wing strip. Wing strip kalau di restorannya terkenal dengan chicken wing," katanya.
Saat ini, PHD sudah memiliki 45 outlet, yakni 44 outlet tersebar di Jabodetabek dan 1 outlet di Bandung. Dalam waktu dekat, PHD akan membuka outletnya di Surabaya. Konsep untuk layanan nasional masih dalam perencanaan. "Kami ingin mengukuhkan dulu yang ada di Jabodetabek terutama Jakarta. Karena ya tadi itu, lalu lintas di Jabodetabek lebih memungkinkan orang untuk males ke luar rumah atau di kantor hanya untuk sekedar makan," ujarnya.
Proses promosi sendiri, hanya melalui brosur dari rumah ke rumah maupun ke kantor. Tak hanya itu, stasiun radio juga menjadi tujuan utama PHD dalam memperkenalkan produknya kepada masyarakat. "Kenapa radio, karena saat ini kami masih hanya mencakup Jabodetabek, kalau (promosi) melalui televisi kan sifatnya sudah nasional," ucapnya. (vin)

