

Ganti nama
bedul sedang berjalan di dekat pasar ketika seorang pria bertubuh tambun menghadangnya. Pria itu tersenyum dan merentangkan tangan seperti ingin memeluk Bedul.
”Nurdin, sudah lama sekali kita tidak bertemu. Apa kabarmu? Kamu makin gemuk saja, pasti kamu makin makmur,” kata pria itu sambil mengamati Bedul dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Bedul kaget karena dirinya dipanggil Nurdin. Namun dia segera menguasai keadaan dan menduga si bapak itu keliru. ”Maaf, Pak. Saya rasa Anda keliru, saya bukan Nurdin, saya Bedul,” ujar Bedul.
”Wah luar biasa, bahkan namamu saja sudah kamu ganti,” kata pria itu. (Bang Kota)


