




Jakarta, Wartakotalive.com
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) memiliki banyak manfaat, antara lain, jamur tiram bisa dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari. Selain itu, jamur tiram juga bisa digunakan untuk menurunkan kolesterol, bersifat antibakterial, dan antitumor.
Mengapa jamur tiram ini punya banyak manfaat bagi kesehatan tubuh? Pasalnya, jamur tiram yang tumbuh di batang kayu bagian bawah, jerami, atau serbuk gergaji, ini memiliki nutrisi tinggi karena mengandung protein, air, kalori, rendah karbohidrat, dan sisanya berupa serat zat besi, kalsium, fosfor, natrium, magnesium, Vitamin B1, Vitamin B2, dan Vitamin C.
Lemak yang ada di jamur tiram pun mengandung asam lemak tidak jenuh sehingga aman dikonsumsi oleh penderita kelebihan kolesterol (hiperkolesterol) maupun gangguan metabolisme lipid lainnya. Sedangkan polisakarida kitin di jamur tiram menimbulkan rasa enak. Mineral mikroelemen yang bersifat logam dalam jarum tiram kandungannya rendah, sehingga jamur ini aman dikonsumsi setiap hari.
Banyaknya kandungan gizi dalam jamur tiram itu membuat jamur tersebut kerap dimanfaatkan untuk kesehatan. Jamur tiram kerap digunakan untuk mengurangi kolesterol dan penderita lemah jantung. Jamur ini juga dipercaya mempunyai khasiat obat untuk berbagai penyakit seperti penyakit liver, Diabetes Mellitus (DM), dan anemia. Tak hanya itu, jamur tiram juga dapat bermanfaat sebagai antiviral dan antikanker serta menurunkan kadar kolesterol.
Di samping itu, jamur tiram juga dipercaya mampu membantu penurunan berat badan karena berserat tinggi dan membantu memperlancar pencernaan. Jamur tiram yang mengandung senyawa pleuran berkhasiat sebagai antitumor, menurunkan kolesterol, serta bertindak sebagai antioksidan.
Polisakarida, khususnya Beta-D-glucans pada jamur tiram mempunyai efek positif sebagai antitumor, antikanker, antivirus (termasuk AIDS), melawan kolesterol, antijamur, antibakteri, dan dapat meningkatkan sistem imun.
United States Drugs and Administration (USDA) yang melakukan penelitian pada tikus menunjukkan, pemberian menu jamur tiram selama 3 minggu akan menurunkan kadar kolesterol dalam serum hingga 40 persen, dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi pakan yang mengandung jamur tiram. Hasil penelitian itu menyimpulkan, jamur tiram dapat menurunkan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterol.(wikipedia/vin)


|
|

Uli Bakar adalah makanan khas Betawi, terbuat dari ketan, dibakar dan biasanya dimakan dengan tape ketan atau bisa juga dengan serundeng kelapa yang dicampur dengan sedikit gula pasir.
Resep Uli Bakar
Sumber: NN
Bahan:
100gr kelapa parut atau 300ml santan (1 kelapa)
200 gram beras ketan, rendam minimal 1 jam
170 - 200 ml air
1 lembar daun pandan
1 sdt garam (bisa lebih tergantung selera)
Cara membuat :
Kukus beras ketan selama 10 menit. Sementara itu panaskan santan, garam dan daun pandan. Masukkan beras ketan ke dalam santan. Aduk hingga santan mengering.
Kukus kembali ketan hingga matang, tambahkan kelapa parut. Beri garam sesuai selera. Selagi ketan masih panas, campur dengan kelapa dan dihaluskan/ditumbuk.
Setelah dingin, potong-potong lalu panggang uli hingga kecoklatan. Sajikan dengan sambal oncom atau serundeng kelapa.